Archive

Monthly Archives: June 2017

Ini salah satu topik yang hangat dibicarakan belakangan ini. Masalahnya banyak orang yang sudah mulai bekerja, berpenghasilan dan mulai jarang berolah-raga. Apalagi yang bekerja kantoran aktivitasnya lebih banyak duduk sehingga perut membuncit dan ukuran celana naik.

Nah belakangan ini saya coba diet keto (baca: link) selama dua minggu dan hasilnya ternyata cukup berhasil. Turun 2 kg. Dan rasanya perut nggak terlalu lapar dan mudah kenyang. Saya juga berhenti makan mie instan dan mengurangi gula.

Selama Ramadhan kemarin saya malah turun 6 kg (udah nggak diet keto, makan normal tapi low carb, makan gula juga kadang). Tapi barusan, beberapa hari setelah lebaran, setelah makan banyak nasi, opor, nasi liwet, sambel goreng ati, kentang goreng, soda, caffelatee dan sebagainya, berat badan saya naik lagi 3 kg. Hahaha!!

Beberapa poin penting:

1. Kurangi Asupan Gula dan Karbohidrat

Ini penting banget. Setelah saya stop minum kopi dan teh dengan gula, nafsu makan saya jauh berkurang. Masalahnya gula ini semakin kita banyak konsumsi semakin kita kecanduan jadi bener-bener harus dikurangi. Jadi minum kopi tawar, teh tawar, lama-lama akan kebiasaan. Bisa coba pemanis buatan semacam gula jagung atau stevia, tapi rasanya aneh. Boleh lah sekali-kali minum coca cola zero ­čśë

2. Tetap Makan Teratur dan  Bergizi

Ini penting karena untuk aktivitas kita perlu energi. Walaupun mengurangi asupan karbo, tetap harus makanan bergizi yang mengandung lemak, protein dan serat.

3. Berolahraga

Berat akan turun masalahnya ini akan mengurangi volume lemak dan otot. Ya otot. Otot akan berkurang karena itu otot perlu dilatih supaya volume otot tetap dan tidak terlihat lemas. Jadi tetap berolahraga, kombinasi antara kardio dan weight training tetap perlu dirutinkan.

Sekian dulu, Selamat berdiet!