RITUAL PAGI: ANAK UNCAL LARI-LARI

Setelah angkot yang saya tumpangi melewati air mancur, lalu jalan Jenderal Sudirman, maka angkot akan sampai di lampu merah tepat lurus di depan gerbang istana Bogor. Jika presiden sedang ada di istana, maka bendera merah putih akan terlihat berkibar di atasnya.

Setelah lampu hijau, angkot akan berbelok kanan masuk ke jalan Juanda. Di sisi kiri akan terlihat halaman istana yang penuh dengan rusa-rusa yang dilepaskan bebas. Di sudutnya terlihat bangunan putih istana yang megah, dan matahari mulai naik di belakangnya. Sinar matahari yang masih baru menerangi hamparan rumput, memantulkan warna merah keemasan.

Setiap hari saya tidak pernah melewatkan pemandangan ini, dan seiring waktu berjalan saya menyimpulkan: rusa yang paling bahagia di dunia ini adalah rusa yang ada di Istana Bogor.

Memang saya belum melihat semua rusa di sudut-sudut Bumi yang lain. Tapi daripada rusa yang ada di Ragunan, atau di Gembira Loka Jogja, atau di kebun binatang Ueno Tokyo, apalagi dibandingkan dengan rusa di hutan UI tempo itu, saya lihat rusa-rusa yang ada di istana lah yang paling bahagia.

Jika kamu melihat rusa-rusa di tempat lain maka kesan yang ditimbulkan kemungkinan seperti ini: Kasian ya rusa-rusa itu, tempatnya sempit, kotor. Apa jadinya kalau saya jadi rusa di kebun binatang seperti mereka? Beruntung aku jadi manusia.

Tapi kalau melihat rusa-rusa yang ada di istana Bogor: Wah, enak ya jadi rusa, setiap hari kerjanya makan, duduk-duduk di atas rumput. Kalau panas atau hujan bisa berteduh di bawah pohon besar. Lalu bisa lari-lari keliling sampai capek.Habis capek ya duduk-duduk lagi, minum kalau haus, makan kalau lapar.

Halaman istana tempat rusa-rusa itu memang ibarat surga. Setidaknya seperti surga dalam bayangan manusia. Rumput yang hijau bak permadani-permadani yang dihamparkan. Sungai-sungai mengalir dengan air yang jernih yang bisa diminum sepuasnya. Dedaunan segar, lumut, rumput muda yang empuk, jamur, menjadi kudapan yang nikmat. Cuaca Bogor yang sejuk melengkapi kesempurnaannya.

Jika pagar tempat rusa di kebun binatang dibuat dengan maksud supaya rusa tidak kabur, pagar di halaman istana dibuat untuk sebaliknya: supaya warga Bogor tidak ikut duduk-duduk di atas rumput, gelar tikar di bawah pohon, ikut berlari-lari, ikut duduk-duduk dengan kaki dibiarkan telanjang merasakan aliran air yang jernih.

Rusa berlari-lari? Kamu juga mungkin belum pernah melihat rusa-rusa di istana ada yang berlari-lari. Waktu saya cerita begitu tidak ada yang percaya. Istri saya bilang kalau saya mungkin masih ngantuk, lalu melihat rusa yang berlari karena saya melihat dari angkot yang bergerak. Pergerakan relatif dari sudut pengamat yang bergerak. Saya awalnya juga ragu. Jangan-jangan benar bagitu, hanya halusinasi saya rusa di istana ada yang berlari. Hari-hari berikutnya saya tidak lepas mengamati dan memang semua rusa diam khidmat memakan rumput.

Tapi pagi ini — ya pagi ini sebelum saya menulis tulisan ini, sekitar dua bulan setelahnya — saya lihat lagi ada anak-anak rusa yang berlari berkejar-kejaran. Seperti dua anak yang main kejar-kejaran. Dari tengah-tengah halaman istana mereka berkejar-kejaran –searah dengan arah angkot saya– ke arah gereja. Yang dikejar kadang mempermainkan, berputar di pohon, lalu lari lagi ke pohon lainnya.

Seperti kita main petak jongkok waktu kecil. Rusa-rusa dewasa hanya melirik sekenanya.

*Fakta: Ada hampir seribu rusa di istana dan mereka terus berkembang biak. Awalnya hanya enam ekor yang dibawa oleh Raffless dari Nepal pada tahun 1808. Karena keterbatasan area dan pakan, sebagian rusa disumbangkan. Kalau mau minta juga boleh, dengan cara mengirim surat ke Skeretaris Presiden, dan tentu dengan syarat layak dan mampu untuk memelihara rusa-rusa tersebut.

**Serial #ritualpagi bercerita tentang renungan saya dalam perjalanan dari rumah ke stasiun setiap hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: