KEUANGAN KELUARGA

Barusan grup WA bahas masalah keuangan keluarga. Jadi saya pengen nulis masalah ini. Ada banyak referensi yang bisa dibaca, tapi beberapa poin ini yang saya pakai:

Arus Kas Bulanan:

1. Rasio Tabungan/Penghasilan: 10%-40%

2. Rasio Cicilan/Penghasilan : Maksimal 40%

Aset:

3. Rasio Likuditias: Aset Likuid/Pengeluaran : minimal 12 (atau juga rasio dana darurat)

4. Rasio Hutang/Aset: maksimal 1

Penghasilan: Total Penghasilan Bulanan

Pengeluaran : Total Pengeluaran Bulanan

Aset : Aset termasuk properti, kendaraan, tabungan, deposito, surat berharga, logam mulia

Aset Likuid : Aset yang likudi seperti tabungan, deposito, logam mulia

Cicilan: Cicilan rumah, cicilan kendaraan dll

1. Rasio tabungan minimal sekali 10% dan maksimal 40%. Tujuannya adalah bahwa jangan sampai semua penghasilan dihabiskan, sisihkan untuk ditabung. Tabungan sangat bermanfaat untuk masa depan seperti: untuk keperluan tak terduga, membeli properti, membeli kendaraan, liburan, pendidikan anak dll

2. Rasio cicilan tidak lebih dari 40% dari penghasilan. Tujuannya adalah agar cicilan tidak terlalu membebani penghasilan, sehingga pengeluaran lebih fleksibel, tidak terpotong cicilan terlalu besar.

3. Rasio likuiditas adalah rasio aset cair dibandingkan dengan pengeluaran bulanan. Hal ini menunjukaan berapa bulan kita bisa survive dengan aset yang kita miliki (tanpa menjual aset tetap) jika penghasilan dihilangkan. Selain itu hal ini juga untuk jaga-jaga jika ada pengeluaran besar yang tidak terduga.

4. Rasio hutang dibandingkan dengan aset, artinya aset kita harus lebih besar daripada hutang. Jika kita membeli rumah dengan hutang, umumnya nilai rumah naik lebih cepat dibanding bunga hutang sehingga rasio ini bisa tetap sehat. Berbeda dengan jika membeli kendaraan yang umumnya nilainya turun. Jadi kalau ingin hutang untuk kendaraan, usahakan sudah punya aset lain yang nilainya menutupi rasio aset/hutang. Hal ini penting seandainya di suatu waktu kita tidak bisa melanjutkan cicilan, kita bisa menutupnya dengan menjual aset  yang kita miliki.

Intinya:

– Besarkan penghasilan, minimkan pengeluaran 😀

– Sebanyak mungkin menabung

– Berhutang yang sehat, hindari hutang buruk/konsumtif jika memungkinkan

– Jika hutang buruk/konsumtif diperlukan, pastikan punya aset yang nilainya lebih besar dari hutang.

Selamat merencanakan 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: