SELAMAT #selasabahasa

Dalam #selasabahasa ini saya akan mencoba mengupas tentang kata “selamat”. Jika kita merujuk pada KBBI, berikut ini adalah makna dari selamat:

———-

se·la·mat 1 a terbebas dr bahaya, malapetaka, bencana; terhindar dr bahaya, malapetaka; bencana; tidak kurang suatu apa; tidak mendapat gangguan; kerusakan, dsb: ia — dr pembunuhan; 2 a sehat; 3 a tercapai maksud; tidak gagal; 4 n doa (ucapan, pernyataan, dsb) yg mengandung harapan supaya sejahtera (beruntung, tidak kurang suatu apa, dsb): ketika ia kawin, banyak handai tolannya yg memberi ucapan — kepadanya; 5 n pemberian salam mudah-mudahan dl keadaan baik (sejahtera, sehat dan afiat, dsb): — datang; — jalan; — malam (pagi, siang); — tahun baru; — tinggal;
— berbahagia semoga mendapat kebahagiaan;
— berjumpa mudah-mudahan selamat atas perjumpaan (ini);
— berpisah mudah-mudahan selamat atas (selama) perpisahan;
— datang mudah-mudahan selamat atas kedatangan (seseorang, tamu, dsb);
— jalan mudah-mudahan selamat dl perjalanan;
— malam mudah-mudahan selamat pd malam hari (ini);
— menempuh hidup baru mudah-mudahan berbahagia dl pernikahan yg dilangsungkan;
— pagi mudah-mudahan selamat pd pagi hari (ini);
— sejahtera mudah-mudahan selamat tidak kurang suatu apa;
— siang mudah-mudahan selamat pd siang hari (ini);
— sore mudah-mudahan selamat pd sore hari (ini);
— tinggal mudah-mudahan selamat bagi yg tinggal;
— ulang tahun mudah-mudahan selamat dl memperingati hari lahir;

———-

sa·lam 1 n 1 damai; 2 pernyataan hormat; tabik: sampaikan — saya kepadanya; 3 ucapan assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh;
— hormat salam sbg tanda hormat (menghormati);
— takzim salam amat hormat;
— tempel cak salam yg disertai uang (atau amplop berisi uang) dsb yg diselipkan dl tangan orang yg disalami: di samping hadiah resmi, — tempel pun masih tetap diterimanya;

ber·sa·lam v mengucapkan (memberi) salam;

ber·sa·lam·an v 1 saling menyalami; memberi salam dng saling berjabat tangan: mereka – sebelum berpisah; 2 berjabat tangan;

ber·sa·lam-sa·lam·an v saling memberi salam dng saling berjabat tangan;

me·nya·lam v memberi salam;

me·nya·lami v 1 memberi hormat (salam) kpd; menjabat tangan: satu per satu mereka – kepala kantor yg akan pindah itu;

per·sa·lam·an n hal-hal yg berhubungan dng pemberian salam

———-

Selamat berasal dari bahasa Arab, sa-la-ma/salamah,  yang bermakna keselamatan, idem dengan makna di KBBI. Namun dalam penggunaanya di bahasa Indonesia, salam diartikan sebagai ucapan penghormatan. Misalnya; selamat pagi, selamat makan, selamat tidur. Jika kita merujuk ke bahasa Inggris, maka salam adalah “greeting”.

———-

greeting : a polite word or sign of welcome or recognition.

synonyms: hello, salute, salutation, address, welcome, acknowledgment
———-

Kita bisa lihat bahwa greeting tidak ada sangkut pautnya dengan “keselamatan’. Greeting bermakna penghormatan, pengakuan, sambutan, penghargaan. Jika dalam bahasa Arab ini adalah “tahniah” (تهنئة), bukan salam.

Salam dalam Islam

Kemungkinan besar penggunaan salam diambil dari penggunaan “Assalamualaikum” yang digunakan umat Islam. Juga agama-agama samawi seperti “syalom” di agama Yahudi. Assalamualaikum dalam Islam adalah doa. Assalamualaikum terdiri dari dua kata; 1. As-salaam 2. Alaikum. As-salaam berarti keselamatan yang dalam Islam dikhususkan bermakna keselamatan di akhirat bagi umat Islam yang beriman. Alaika bermakna atas kamu. Sehingga Assalamualaikum bermakna bahwa kita mendoakan kamu supaya selamat (di dunia) dan akhirat.

Nabi Muhammad tidak mengucapkan Assalamualaikum (disebut ucapan salam) selain kepada sesama muslim, karena diharamkan bagi muslim untuk mendoakan keselamatan kepada selain muslim. Keselamatan di akhirat hanyalah bagi orang-orang muslim yang beriman. Sehingga dalam riwayatnya jika nabi memberi salam kepada selain muslim bentuknya “as-salaamu limanittaba’a hudaa” yang artinya keselamatan bagi orang-orang yang mengikuti petunjuk. Juga diriwayatkan nabi tidak menjawab salam dari orang kafir selain dengan “wa alaika” yang artinya juga atas kamu (tanpa menyebutkan as-salaam).

Ketika kata salam digunakan menjadi bahasa Indonesia, ia menjadi rancu. Menurut saya “greeting” dalam bahasa Indonesia lebih sepadan dengan kata “tabik”.

———-

ta·bik 1 Mk n 1 (ungkapan untuk memberi) salam; selamat (pagi, siang, malam); assalamualaikum; sepada; 2 perbuatan menghormati; 3 maaf (dikatakan apabila masuk ke tempat yg keramat dsb);

ber·si·ta·bik v menyambut kedatangan tamu dng memberi salam (hormat);

me·na·bik v 1 memberi salam; 2 memberi hormat

———-

Kontroversi Natal

Bisa jadi kontorversi ucapan Natal dikarenakan kerancuan ini, perubahan makna dari salam dalam bahasa Arab menjadi bahasa Indonesia. Ulama mengharamkan ucapan “SELAMAT” karena selamat berarti doa keselamatan bagi orang non-muslim, dan hal ini tidak diperbolehkan.

Namun beberapa ulama terkenal (seperti Yusuf Qardhawi) membolehkan tahniah (penghormatan) terhadap hari raya umat lain. Jika kita melihat ucapan dalam bahasa arabnya seperti ini:

عيد سعيد

Ieedun Sa’iid, artinya hari raya yang ceria. Tidak ada sama sekali kata selamat. Sama seperti “merry christmas’, natal yang sukaria.

 

 

Selasa, selamat berbahasa!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: