HYDRO COCO DAN LOVE JUICE

Daguku terangkat, mataku terpaku pada gambar di atas kepalaku. Hydro coco, real coconut water. Iklan minuman air kelapa. Berlatar pantai dengan air yang biru berkilau, dan nyiur yang miring-miring menjuntai. Sebuah kelapa muda warna hijau muda digambarkan jatuh di atas tumpukan es batu dan muncullah sekotak minuman itu, hydro coco, original.

Begitu kuputar kepalaku sedikit ke kiri, iklan minuman lain yang terlihat. Love juice, original. Love juice, Love your health, tagline produknya. Jus dari buah pome (apa sih buah pome itu?). Warnanya merah seperti apel tapi di bagian atasnya seperti mahkota raja. Kalau dibelah, bagian dalamnya bulat-bulat merah seperti kelereng ukuran kecil. Di iklan itu digambarkan, begini pemahamanku: dalam hal kadar vitamin C, satu buah pome sama dengan tiga butir buah apel. Dalam kadar fiber, satu buah pome sama dengan dua butir buah pir. Dalam hal ORAC (antioxidant measurement), satu buah pome sama dengan lima butir buah jeruk. Begitu menarik (sekaligus maragukan).

Dua-duanya sama-sama menyatakan: original! Mungkin karena di zaman ini marak yang bukan original yang dijual. Minuman dengan perasa dan gula buatan. Susu yang bukan murni tapi sudah dicampur-campur. Sepatu dan pakaian bermerek tapi sebenarnya hanya tiruan dengan bahan murahan dan jahitan seadanya. Mungkin karena itu dua iklan tadi ingin menyatakan bahwa minuman kami ini asli, original, berkualitas, tidak seperti yang lain-lain.

Di sudut kanan bawah tertulis: kalbe. Kalbe pabrik obat itu? Kini mereka merambah bisnis minuman?

Sudah sukses di bisnis obat-obatan kini ingin mereguk untung dari bisnis minuman. Mungkin mereka melihat kesempatan. Orange pulpy sudah tidak digemari karena orang-orang sudah tahu bulirnya sudah tidak sebanyak dulu dan gulanya buatan. New green tea pun sudah jarang dibeli karena kadar gulanya terlalu banyak dibandingkan khasiat teh hijaunya (di Jepang, minuman teh tidak ada yang manis). Teh pucuk pun sudah dianggap orang-orang kalau itu pasti dibuat dari sisa ampas teh sosro yang dicoba diambil lagi sarinya. Ale-ale dan sebangsanya , penjualannya menurun drastis sejak kereta ekonomi ditiadakan. Maka Kalbe, perusahaan obat itu mencoba memberi solusi. Minuman air kelapa dan minuman jus buah pome. Sebagai perusahaan obat, mereka tetap pada jalurnya. Membuat minuman yang sehat! Dipasangnya iklan minuman baru itu di kereta commuter, di sepanjang gerbong, dari depan sampai belakang. Supaya orang-orang yang tergencet, kelelahan, kehausan, lesu dengan sorot mata setengah — seperti aku ini– melihat iklan itu dua jengkal di atas jidat mereka yang berkeringat.

Walaupun kuakui kalau aku sedang haus, tapi aku sama sekali tidak tergoda. Tapi aku juga penasaran, apa minuman-minuman itu sudah dijual di warung-warung? Mungkin akan kutanyakan nanti, di warung dekat kontrakanku.

Semoga kereta lekas sampai.

 *sepanjang Cawang-Bogor, 16 Maret 2014.

NB: sayang tidak kuambil gambarnya. Kalau penasaran naiklah kereta commuter dekat-dekat ini.

Advertisements
5 comments
  1. Buah pome = buah delima..

    Seoriginal2nya minuman kemasan tetap saja lbh enak dan segar yg asli, apalagi air kelapa, paling enak yg diminum lgsg dr buahnya tanpa campuran gula.

    • wow,, saya belum pernah kayaknya makan buah delima. Beda kan ya sama buah naga?

      • Hahaha, beda bgt atuh, pernah liat di giant sindang barang dijual buah delima segar (kalo mau lihat penampakannya). Di rmh jg ada pohonnya tp lg ga berbuah tuh.

  2. iklan yang di TV lebih bikin langsung pengen beli on, apalagi kalo lagi sumuk banget ..

    • Hastomi said:

      aku mah gak pernah nonton TV sekatang be 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: