KOTA TUA KINI

Akhir pekan lalu saya pergi ke kota tua Jakarta untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya sekitar enam tahun yang lalu saya pergi ke sana saat saya masih mahasiswa. Kemarin saya ajak adik-adik saya 3 orang. Kesan pertama saya tentang kota tua : tempat yang luas, bersih, dengan gedung-gedung kuno peninggalan kota Batavia. Cocok untuk duduk-duduk sambil menikmati suasana tempo doeloe. Karenanya saya ajak adik-adik agar mereka juga dapat menikmati keindahan kota tua. Juga untuk mengunjungi museum-museum  yang banyak di sekitaran sana.

Tapi kota tua sudah berbeda dari 6 tahun yang lalu. Begitu kami sampai di sana, yang kami lihat banyak sekali pedagang kaki lima yang berjualan di depan museum Fatahillah. Sampah-sampah berserakan. Kebetulan saat itu museum Fatahillah sedang direnovasi sehingga pintu depan dan sebagian besar halaman depannya ditutup. Dipagari karena ada pekerjaan renovasi. Mungkin karena itu tidak ada petugas yang berjaga sehingga pedagang kaki lima bebas masuk dan halamannya dibiarkan kumuh dengan sampah.

Saya baca di berita katanya Jokowi sedang mempercantik tempat bersejarah ini dalam 6 bulan ke depan. Semoga kota tua bisa kembali bersih dan cantik sehingga turis pun nyaman dan senang berkunjung ke sana.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: