FROM CEPU TO CHIBA

Dari Cepu ke Chiba adalah perubahan drastis dari suhu 38′ C menuju -2′ C. Tak hanya temperatur udara saja, tapi juga perubahan budaya, bahasa dan jam biologis.

Entah apa yang membuat saya akhirnya di sini, di hari Sabtu yang sepi, menatap kosong ke arah balkon apartemen saya di lantai 9. Tepat di di belakang apartemen, anak-anak sedang bermain baseball. Di sebelah barat ada lapangan besar, pelajar sedang bermain sepak bola. Sambil melamun, saya tetap menetap ponsel saya, satu-satunya yang bisa menghubungkan Chiba dengan Bogor, tempat keluarga saya tinggal.

Waktu itu saya ingat, akhir Desember, kepala departemen saya menugaskan saya ke Jepang. Waktu itu saya sedang memiliki waktu yang menyenangkan di Cepu. Saya katakan pada atasan bahwa saya berangkat dengan istri saya, Adin. Pihak kantor tidak memberi jawaban yang memuaskan, namun kepala departemen saya menjamin bahwa istri saya bisa menyusul nanti setelah saya di Jepang.

Kenapa saya di sini? Kantor saya mengerjakan semacam plant pembuatan amonia di Sulawesi, dan bekerja sama dengan perusahaan Jepang. Tahap awal perencanaan dilakukan di Jepang, dan tahap akhir dilakukan di Jakarta. Saya diberi tugas mewakili kantor untuk mengikuti project ini.

Ah, bagi saya masalah utamanya adalah saya harus bisa tetap bersama Adin. Kami tidak mungkin dipisahkan, bagaimana pun juga. Saya katakan pada atasan saya, apabila memang istri saya tidak bisa ikut, saya tidak akan berangkat. Atasan saya tetap menjamin hal itu, dan mengatakan nanti bisa menyusul.

Apa boleh buat, tepat pukul 9 pagi tanggal 21 Januari saya mendarat di Narita. Suhu saat itu -2′ C versi awal pesawat. Saya diantarkan ke apartemen dan langsung dibawa ke kantor untuk pengenalan. Keesokan harinya pekerjaan dimulai.

Hampir satu pekan saya di sini. Nippong ini bekerja sangat keras. Mereka akan bekerja sampai pekerjaan hari itu selesai, walaupun sampai tengah malam. Untungnya pekerjaan saya belum terlalu banyak, walaupun tekanan juga besar, saya pulang paling malam jam 8.

Dari apartemen saya di Inagekaigan ke kantor di Shin Narashino membutuhkan waktu sekitar 40 menit. Kereta commuter di Jepang memiliki ketepatan +- 1 menit saja. Kecuali ada masalah cuaca, commuter akan berjalan sesuai jadwal. Setiap ada delay pasti diberitahukan dengan jelas di papan pengumuman.

Penduduk Chiba tinggal di apartemen-apartemen. Andai saja warga Chiba tinggal di rumah layaknya Indonesia, tentu Chiba akan padat seperti Jakarta.

Di sini jalanan sangat lebar, ada jalur pejalan kaki dan sepeda yang sangat lebar. Mobil sangat menghargai pejalan kaki. area terbuka seperti lapangan rumput, taman dan hutan2 kecil banyak ditemukan. Di depan stasiun selalu ada area yang luas dan lapang. Dari apartemen ke stasiun nippong memakai sepeda. Di setiap stasiun selalu ada area parkir yang luas untuk mobil, motor dan yang paling banyak, sepeda.

Di jepang semua serba elektronik dan teratur. Saking teraturnya saya sampai merasa bosan ingin merasakan dinamisasi seperti di Jakarta. Hehe.

Rindu adalah masalah utama. Saya yang terbiasa bersama Adin sekarang harus terpisah sejauh ini. Kantor sudah mengizinkan saya mencari apartemen untuk kami. Saya sudah coba mencari indonesian di sekitar sini via jaringan kami. Alhamdulillah sudah ada rekan yang sedang membantu. Masalah visa juga sudah saya minta diuruskan di Jakarta. Kita lihat nanti, kalau memang akhirnya tidak bisa, mungkin saya akan meminta dipulangkan saja. Bagi saya pekerjaan itu nomer dua, setelah keluarga. Ah, semoga baik-baik saja. Semoga Allah mempermudah setiap urusan kami. Ya Allah yassir wa la tuassir.

Sudah pukul 14.20. Waktunya ashar. Daripada menahan rindu dengan kekasih tersayang, lebih baik setelah ashar lari sore, melihat-lihat sekitar sini, mungkin ke arah laut.

Pemandangan dari balkon apato

Pemandangan dari balkon apato

//

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: