ZONG!!

Pernahkan Anda mengidamkan kehidupan yang seperti ini:

Memiliki rumah yang asri di kaki gunung. Rumah yang tidak terlalu besar sebenarnya, dengan dinding kaca mendominasi di lantai pertama membuat pemandangan hijau dan danau tampak begitu jelas dari ruang tamu Anda. Setiap pukul setengah enam pagi Anda melakukan rutinitas lari pagi lalu disambung dengan sarapan bersama pasangan dan putri Anda. Selesai sarapan Anda ke halaman sejanak melepas putri Anda bersekolah dengan sepeda mungilnya. Rasanya keringat sudah agak kering lalu Anda mandi pagi, berpakaian lalu naik ke lantai dua tempat ruang kerja anda berada.

Ruangan yang cukup luas dengan jendela lebar di salah satu sisi. Dalam ruangan ada meja, lampu baca, sebuah piano upright, sebuah notebook lengkap dengan koneksi internet ultra cepat, sofa yang empuk dan rak buku di salah satu sisi dindungnya. Dindingnya yang berlapis kayu dan permadani di lantainya membuat suasana terasa lebih hangat, apalagi suhu di wilayah kaki gunung yang kadang dingin, membuat Anda betah berlama-lama dalam ruangan ini.

Tepat pukul delapan pagi Anda mulai bekerja. Ditemani sebuah mug berisi kopi yang harum mengepul Anda mulai membuka notebook Anda. Sesekali Anda berjalan menuju rak buku mencari beberapa referensi untuk membantu pekerjaan Anda. Dua jam rasanya sudah cukup lama untuk sebuah kerja yang fokus dan efektif. Anda butuh break sejenak. Biasanya anda menghampiri piano dan memainkan satu dua nomor favorit, atau sekedar memainkan nada-nada sembarangan. Di lain waktu Anda hanya membuka jendela lebar-lebar lalu menghirup udara pegunungan yang segar sembari memandang pemandangan danau yang sangat indah.

Banyak orang bertanya-tanya apa pekerjaan Anda. Di saat orang-orang mencari uang di ibu kota dengan bermacet-macet ria di jalan raya, berdesak-desak dalam bis kota dan kereta, Anda malah tinggal di pedalaman yang sejuk dan sepi.

MEN!! Ini era informatika!! Apa gunanya internet???

Tentu banyak sekali kemungkinannya. Bisa jadi Anda seorang karyawan yang pensiun muda lalu menghabiskan sisa hidup dengan tabungan selama masa kerja. Atau Anda sebenarnya komisaris sebuah perusahaan yang hanya perlu menerima laporan, memberi instruksi via email, dan sesekali datang pada rapat direksi. Atau Anda seorang kolumnis surat kabar yang hanya perlu menulis satu artikel per hari, pagi Anda menulis, siang Anda kirim ke redaksi, lalu besok paginya artikel Anda muncul di surat kabar, begitu setiap hari. Atau anda seorang expert engineer dengan klien di dalam dan luar negeri. Komunikasi via email, atau lebih sering dengan teleconference. Anda hanya menganalisa, menghitung, lalu membuat beberapa catatan lalu mengirimkan kepada staf engineer Anda di ibukota supaya membuat report detailnya. Atau anda seorang akademisi. Anda…

ZONG!!

โ€œpermisi mas, saya turun di stasiun Lenteng Agungโ€, suara seorang Ibu mengacaukan lamunanku. Aku masih terayun-ayun di kereta commuter line.

Advertisements
2 comments
  1. wah sungguh impian yang rinci.. masa-masa itu niscaya akan menghampiri kita nanti. pilihannya mau “sekarang atau 50 th lagi..” (song from 3 DIVA)..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: